Monthly Archives: July 2011

Pemrograman Bahasa C

Tipe data dalam bahasa C

Berikut ini adalah tipe data yang biasa digunakan dalam pemrograman Bahasa C

Tipe data Keyword Rentang Nilai (GCC)
Character Char –128 s.d. 127
Short integer Short –32.768 s.d. 32.767
Integer Int –2.147.483.648 s.d. 2.147.483.647
Long integer Long –2.147.483.648 s.d. 2.147.483.647
Long-long integer long long –9.223.372.036.854.775.808 s.d. 9.223.372.036.854.775.807
SP loating point Float 1.17 x 10–38 s.d. 3.4 x 1038
DP floating point double 2.22 x 10–308 s.d. 1.79 x 10 308

Backslash constant character

Berikut adalah tabel konstanta yang biasa digunakan dalam bahasa C

Code Meaning
\b Backspace
\f Form feed (ganti halaman)
\n New line (baris baru)
\r Carriage return (ke awal baris)
\t Horizontal tab
\” Double quote
\’ Single quote
\ \ Backslash
\v Vertical tab
\a Alert (bunyi speaker)
\? Question mark (karakter tanda tanya)
  Character dengan nilai ASCII 0
Advertisements

Fungsi dan Prosedur

Dalam programming dikenal fungsi dan prosedur. Dimana keduanya memiliki persamaan dan perbedaan.

Fungsi dan prosedur dibuat untuk memecah-mecah program yang banyak dan rumit menjadi sub program. Fungsi dan prosedur dapat digunakan berkali-kali saat fungsi atau prosedur tersebut dibutuhkan dalam program utama (main).

Berikut beberapa perbedaan antara fungsi dan prosedur.

  1. Fungsi memiliki tipe data dan akan mengembalikan sebuah nilai dimana nilai tersebut memiliki tipe data yang sama dengan fungsi itu sendiri sedangkan prosedur tidak mengembalikan nilai dan hanya mengeksekusi perintah yang akan dipanggil di program utama.
  2. Karena Fungsi memiliki nilai maka nama fungsi tersebut dapat dieksekusi seperti variabel-variabel lain, dapat di print dan dapat juga nilainya ditampung di variabel baru. Sedangkan prosedur hanya dapat menyalin tugas yang telah dilakukan ke program utama.
  3. Dalam Fungsi tidak dapat dilakukan perintah baca/tulis sedangkan prosedur memungkinkan untuk perintah baca/tulis

Fungsi dan prosedur Untuk masalah fungsi dan prosedur ini akan saya coba jelaskan dalam implementasi di bahasa C. Maklum, saya baru mendalami bahasa pemrograman ini. 😀

//Contoh 1

//Fungsi luas segitiga

int luasSegitiga(int alas, int tinggi){

int luas;

luas=(x*y)/2;

return luas;

}

//Contoh 2

//Prosedur luas segitiga

void luasSegitiga2 (int alas, int tinggi, int *luas){

*luas=(alas*tinggi)/2;

}

//Program utama

int main(){

int a, b, c;

a=4; b=5;

/*Fungsi segitiga*/

printf(“Luas segitiga= %d”, luasSegitiga(a,b));

/*prosedur segitiga2*/

luasSegitiga2(a,b,&c);

printf(“\nLuas segitiga= %d”, c);
getch();
return 0;

}

Output adalah seperti berikut:

Luas segitiga= 10

Luas segitiga=10